Diskusi Singkat mengenai Karakteristik Kinerja Papan Semen Fiber
Hari ini, mari kita bahas beberapa karakteristik Papan Fiber Semen.
(1) Kekerasan udara: Bahan semen biasa, yang diwakili oleh semen biasa, bersifat hidrolik, artinya dapat mengeras dalam air. Namun, papan es dan api sama sekali berbeda dari semen biasa. Papan ini tidak tembus air dan tidak akan mengeras dalam air. Ini merupakan ciri khas semen magnesium dibandingkan dengan semen konvensional.
(2) Multikomponen: Papan es dan api terdiri dari banyak komponen. Bahkan jika serbuk magnesium bakar ringan dicampur hanya dengan air, campuran tersebut tidak akan menjadi padat. Salah satu komponennya adalah serbuk magnesium bakar ringan atau serbuk dolomit, dan yang lainnya adalah garam magnesium sebagai modifikasi. Komponen lainnya meliputi air dan bahan pengubah.
(3) Pelepasan panas tinggi: Selama proses pengerasan, pelat es-api melepaskan jumlah panas yang besar. Pelepasan panasnya berkisar antara 1 hingga 13,5 kJ/g, dan suhu inti sistem reaksi tinggi dapat mencapai 140℃, bahkan bisa melebihi 150℃ pada musim panas. Panas hidrasi semen biasa hanya sekitar 300 hingga 400 J/g, sedangkan panas hidrasi semen magnesia 3 hingga 4 kali lipat dari semen biasa.
(4) Kekuatan tinggi: Kekuatan tekan papan es-api dapat dengan mudah mencapai 62,5 MPa. Umumnya, kekuatan tekan bahan semen magnesium bubuk bakar ringan dapat melampaui 62,5 MPa, dan sebagian besar bahkan dapat mencapai lebih dari 90 MPa. Dengan syarat kualitas bubuk magnesium bakar ringan terjamin, komposisi semen magnesium yang proporsional, serta proses yang ilmiah, kekuatan tersebut dapat mencapai sekitar 140 MPa.
(5) Ketahanan terhadap suhu tinggi dan rendah: Di antara berbagai bahan perekat anorganik, hanya papan es dan api yang memiliki ketahanan terhadap suhu tinggi maupun rendah. Lapisan es umumnya memiliki karakteristik tahan panas. Bahkan jika dikombinasikan dengan serat kaca, papan ini tetap mampu menahan api di atas 300℃. Semen magnesium banyak digunakan dalam produksi papan tahan api karena sifat ketahanan apinya.
(6) Ringan dan kepadatan rendah: Kepadatan papan es dan api umumnya hanya sekitar 70% dari produk silikat biasa, dan kepadatan produknya biasanya 1600 hingga 1800 kg/m³. Produk semen umumnya memiliki kepadatan 2400 hingga 2500 kg/m³, sehingga papan es dan api jelas memiliki kepadatan yang lebih rendah.